Membuat Usaha Sampingan
Dicari Supervisor - Karyawan TOKO pria - wanita
Tang City dan Taman Palem dan Poris
Telp . 021.9140.9440

LOWONGAN KASIR - WAITER - TUKANG MASAK
WANITA
0817.9108.005
..<< Peluang Usaha >>..

Monday, 27 October 2008

Alarm Rumah Made in Gresik

Kondisi perekonomian yang semakin sulit meningkatkan angka kriminalitas, utamanya pencurian dan perampokan. Alarm lokal dengan harga murah, bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu kewaspadaan Anda. Wiyono

Di tengah meningkatnya angka kriminalitas, siapa pun sadar akan pentingnya sistem keamanan lingkungan. Belakangan ini pencurian atau bahkan perampokan kerap terjadi bukan hanya pada saat rumah atau bangunan ditinggal kosong penghuninya. Sehingga, terutama ketika hendak bepergian, berbagai cara ditempuh demi selamatnya harta benda kita. Mulai dari sekadar dititipkan pada tetangga sekitar, menyewa jasa keamanan, atau pun dengan memasang alat-alat pendeteksi elektronik yang kini banyak beredar.

Sayangnya, produk-produk elektronik semacam itu, sekalipun cukup efektif, namun biasanya cukup dalam menguras saku. Contohnya harga untuk sebuah alarm rumah, di toko bisa mencapai jutaan. Malahan terdapat alarm rumah produk impor disertai teknologi wireless seharga Rp 15 juta. Tetapi, ternyata terdapat pula produk lokal dengan fungsi sama bisa diperoleh hanya dengan Rp 30 ribu. Maklum, perancangnya sendiri mengatakan, produk tersebut memang sengaja membidik kalangan menengah ke bawah. Dengan alasan, pangsa ini belum banyak digarap oleh produsen-produsen alarm kaliber internasional.

Alarm rumah murah-meriah itu tidak lain buatan M. Fahni, pengusaha Gresik dengan bendera usaha Indo Alarm, sejak sekitar setengah tahun belakangan. Pemuda 24 tahun itu mengaku memulai bisnis tersebut menggunakan uang semester kuliah sebagai modal usaha. Hal itu dilakukan semata-mata dorongan tekad yang ingin menunjukkan bahwa untuk menjadi seorang pengusaha tidak usah menunggu usia tua/ pensiun terlebih dahulu. “Pada saat itu saya sedikit berbohong pada orang tua, uang kuliah yang seharusnya saya bayarkan untuk UAS (ujian akhir semester) malah saya gunakan untuk berbisnis,” aku Fahni namun enggan merinci berapa jumlahnya.

Dia pun tertarik mengembangkan suatu produk yang dianggap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Pilihannya jatuh pada produk alarm rumah, dan seperti dikatakan, itu dikarenakan peristiwa kriminalitas seperti perampokan dan pencurian tampak semakin merajalela. Dan celakanya, menurutnya tindak kejahatan sekarang ini tidak hanya terjadi di kawasan perumahan-perumahan mewah di daerah perkotaan saja, melainkan sudah merambah hingga ke rumah-rumah di perkampungan. “Inti atau tujuan dari perusahaan kami adalah menjadi perusahaan yang memproduksi alarm rumah dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat luas,” tandasnya.

Alarm rumah yang dimaksud, yakni alarm berbentuk portabel dengan dimensi mungil sehingga bisa dipasangkan di banyak tempat, seperti pintu, jendela, almari, laci dan lain-lain. Penggunaannya terbilang praktis dan mudah, pada sisi belakang alat ini dilengkapi double tip sebagai perekat, sehingga pada saat pemasangan tidak perlu merusak daun pintu atau jendela. Sedangkan cara kerjanya pun tergolong simple. Dijelaskan, alat tersebut memiliki dua komponen utama, yakni terdiri atas sepasang transmitter dan receiver. Pada saat instalasi keduanya harus diletakkan/ dipasang sejajar. Maka posisi on (tombol hidup), alarm tersebut akan mengeluarkan bunyi keras apabila kedudukannya sudah tidak sejajar. Dengan kata lain, manakala terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki, misalnya pada saat pintu dibuka paksa atau dicongkel, lengkingan suara yang ditimbulkannya bakal menarik perhatian orang-orang di lingkungan sekitar sehingga diharapkan penjahat akan merasa jerih dan terbirit-birit.

Sejauh ini, menurut Fahni, produk yang pembuatannya dikerjakan bersama 17 orang karyawan ini masih sebatas melayani permintaan pesanan. Ada pun untuk pemasaran produk, saat ini terutama menjangkau wilayah Sumatera dan Kalimantan melalui dua orang agen tetap di kedua wilayah tersebut, ditambah lagi sebuah agen di Jayapura yang saat ini tengah dijajagi. Sedangkan untuk pemasaran di Jawa, khususnya di Jakarta, disebutkan, ternyata justru baru sekadar melayani permintaan perorangan atau toko tertentu. Sementara itu produk yang terjual dalam sebulan, pada awal-awal kurang lebih sekitar 250 buah, namun seiring waktu jumlahnya terus bertambah.

“Karena memang masih baru jadi kami hanya melayani pesanan. Dan perlu diketahui bahwa kami tidak memproduksi alarm ini dari bahan baku (awal), melainkan dari bahan setengah jadi, kemudian kami rakit dan modifikasi sesuai dengan pesanan,” jelasnya. “Biasanya ada pula yang minta ditambahi wireless remote, dan lain-lain,” imbuh pengusaha yang juga menjalankan bisnis penjualan pakaian import, produksi dan distribusi garmen on-line, serta peralatan/ gadget-gadget unik yang masih jarang di pasaran, dan juga mendirikan CV. Gemini Tech Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pabrikasi antenna WI-FI.

Selain melakukan promosi above the line, strategi penjualan yang dilakukan Fahni yaitu pemasaran produk melalui kerja sama dengan para developer perumahan. Biasanya mereka itu menyambut baik penawaran kerjasama seperti itu sebab, seperti dikatakan, dengan menambahkan tool berupa alarm artinya dapat memberikan value added dan mengangkat brand image dari rumah-rumah yang akan dijual oleh pengembang yang bersangkutan.

Peraih penghargaan Pemuda pelopor 2007 Kabupaten Gresik itu menjelaskan pula, selain alarm rumah dia akan mengembangkan beberapa produk lain, semisal alarm pengaman yang diperuntukkan bagi pengendara kendaraan bermotor. Terlebih melihat fenomena peningkatan jumlah pengguna kendaraan bermotor ia sangat yakin bahwa kebutuhan akan peralatan pengaman kendaraan bermotor akan tetap berprospek cerah dalam beberapa tahun mendatang. “Insya Allah bulan depan kami akan mengeluarkan produk alarm anti kantuk untuk pengemudi kendaraan bermotor, di mana alarm ini akan bekerja/ mengeluarkan bunyi keras apabila pengemudi dalam keadaan terserang kantuk berat saat berkendara,” ujarnya menyebutkan rencananya menjual produk tersebut tetap dengan harga terjangkau, berkisar antar Rp 20 ribu-Rp 25 ribu.

Kelebihan produk Indo Alarm:
- Memiliki bentuk desain portable yang mungil, ditambah kemudahan instalasi.
- Memanfaatkan teknologi dengan sistem kerja sederhana tetapi cukup efektif.
- Desain, fitur dan fungsinya dapat disesuaikan menurut keinginan/ pesanan.
- Ditawarkan dengan harga terjangkau masyarakat luas.

Jika ingin mengutip/menyebarluaskan artikel ini harap mencantumkan sumbernya.d3
© 2008 Peluang Usaha dan Solusinya

Apa yangdisukai orang
Prospek dan potensi lada
Membangun pusat kecantikan
Usaha karaoke

No comments:

Other

Topic Lainnya :
Digg!

Powered by FeedBurner

fashion Blogs - Blog Catalog Blog Directory My BlogCatalog BlogRank Join My Community at MyBloglog!
Butuh Batu Bara