Membuat Usaha Sampingan
Dicari Supervisor - Karyawan TOKO pria - wanita
Tang City dan Taman Palem dan Poris
Telp . 021.9140.9440

LOWONGAN KASIR - WAITER - TUKANG MASAK
WANITA
0817.9108.005
..<< Peluang Usaha >>..

Thursday, 21 June 2012

Alasan Bekerja di stasiun tv

Ini Dia Perkembangan Karir Anda Bila Bekerja di TV

Jakarta - Pesatnya pertumbuhan industri televisi di Indonesia, terutama dengan lahirnya banyak stasiun televisi lokal, dapat menjanjikan banyak harapan bagi masyarakat dengan terbukanya lapangan kerja yang luas. Bagi Anda yang tertarik bekerja di televisi, keuntungan yang didapat bukan hanya dari gaji saja. Meniti karir di dunia pertelevisian, dapat memiliki berbagai macam pengalaman, serta tantangan.


Dengan bekerja di industri televisi, Anda bisa berperan dengan memberikan kontribusi kepada perusahaan untuk menuangkan beragam ide dan kreatifitas yang dimiliki. Terlebih lagi jika passion Anda adalah suka bergaul dan berinteraksi atau bertemu dengan orang banyak. Di industri tersebutlah merupakan tempat yang tepat.

Lantas, bagaimanakah perkembangan karir yang didapat jika bekerja di industri TV tersebut? Berkarir di dunia broadcasting atau jurnalistik ini dapat meliputi berbagai macam jabatan, antara lain penulis (writer), asisten produser, produser, produser eksekutif, reporter, cameraman, koordinator peliputan, dan lain sebagainya.

Vice President Corporate Services Division Trans TV Latif Harnoko yang kerap disapa Noko mengatakan bahwa untuk bekerja di TV, seseorang bisa memiliki dua jalur karir atau track record. Yang pertama karir secara individual atau diri pribadi dan kedua yaitu karirnya dalam sebuah organisasi.

"Kita ada dua track record. Yang pertama secara invidual dan kedua organisasi. Kalau untuk individual, kita punya jabatan misalnya dari mulai staff, lalu senior staff, supervisor, asisten manager, asisten manager senior, manager, asisten vice president, vice president, dan seterusnya. Nah itu kalau karyawan punya track record secara individual seperti itu. Kalau di organisasi beda lagi. Ada yang jadi supervisor, staff, koordinator, section head, produser, dan sebagainya," urai pria yang mulai meniti karirnya di lingkungan perbankan itu.

Menjadi reporter atau jurnalis bisa dikatakan merupakan posisi awal dalam karir jurnalistik di industri TV. Skill sebagai seorang reporter menjadi bekal dasar untuk menapak ke jenjang karir berikutnya. Dengan mempunyai skill sebagai reporter, bukan berarti tidak bisa membuat Anda menduduki posisi sebagai supervisor dan lain sebagainya. Namun, hal tersebut juga berdasarkan performance atau kinerja kerja.

Tentunya tak hanya itu saja, apabila Anda performanya baik, maka kenaikan gaji pun bisa didapatkan. "Manajemen akan memberikan kenaikan gajinya berdasarkan performance karyawan," jelas Noko saat ditemui Wolipop di Gedung Trans TV, Jl. Kapt. P. Tendean Kav.12-14A, Jakarta Selatan, Selasa (19/6/2012).

Lalu, apakah range gaji yang didapat di industri ini terbilang kecil? Jangan salah, justru Anda bisa mendapatkan bonus yang banyak. Apalagi jika program TV yang dijalankan sukses. Hasil yang Anda dapat pun bisa berlimpah.

"Jika setiap program mencapai lebih dari target, dibagi dua. Misalnya target 100 miliar, ternyata yang dicapai 150 miliar, jadi lebih 50 miliar. Nah lebihnya itu dibagi dua. 25 miliar untuk management, dan 25 miliar lagi untuk karyawan. Nah karyawan itu dibagikan ke semuanya. Jadi additional incomenya banyak," tutup Noko yang telah bergabung di Trans Corp sejak 2002.

No comments:

Other

Topic Lainnya :
Digg!

Powered by FeedBurner

fashion Blogs - Blog Catalog Blog Directory My BlogCatalog BlogRank Join My Community at MyBloglog!
Butuh Batu Bara